Tuesday, August 07, 2012

Lagi-lagi Begini.


Aku ingin melupakanmu dan semuanya yang berhubungan dengan kamu. Karna.. semakin aku dekat, semakin aku sadar cinta ini tetap tak akan terbalas.
Meskipun aku tau, kau juga tau, persahabatan ini begitu indah. Sejatinya begitu. Tapi mencintai kamu lebih dari dasar persahabatan ini membuatku merasa berdosa. Mendustai persahabatan kita. Jadi biarkan aku melupakanmu saja… atau setidaknya membuat jarak yang berarti.
Aku lelah merasa tersakiti oleh cintaku sendiri.. yaa meskipun cinta ini tulus untukmu, tapi siapa pula yang rela menahan sakit itu berlama-lama?
Biarkan sekali ini aku dipandu rasa ego yang tinggi… sudah cukup bagiku terjerat olehmu. Itu saja sudah cukup menyiksaku.

Aku Terhenti..


Jika kamu sudah benar-benar memilih, maka jalanilah. Berbahagialah untukku yang terkadang masih belum bisa menerima kenyataan..
Pergilah jika kamu benar-benar ingin pergi. Toh aku tak ada hak apapun untuk memintamu tetap tinggal. Jemputlah dia yang beruntung telah kau pilih.
Sudah… jangan cemaskan aku, aku akan baik-baik saja, yah ku harap begituJ
Mungkin.. ini yang terbaik untuk kita, siapa yang tahu?
Kamu sudah memilih, lalu aku bisa apa?

Sunday, July 01, 2012

Sedih.

Sedihnya nggak terdefinisi,
nggak jelas penyebabnya dan nggak tau gimana ngilanginnya.
Aku pingin teriak, tapi malu.
Aku pingin menangis, tapi nggak bisa.
Aku pingin ada orang yg bisa bikin aku nyaman, yg bisa tak peluk dikeadaan kayak gini.

Aku cuma pingin dunia tau aku sedang sedih.......... tanpa harus bilang dan jelasin kenapa. Karna aku juga gatau kenapa.

Friday, June 29, 2012

Ibarat...

Kalau hidup diibaratkan seperti puzzle, dia adalah kepingan yg hilang dan sedang kucari untuk melengkapi puzzle ku yg hampir sempurna.
Dan semoga saja dia adalah kepingan yg pas yg akan menyatu dengan kepingan2 yg lainnya.

Wednesday, June 27, 2012

Random

Karena ketika suatu hari nanti kamu menoleh ke arahku, aku tidak akan lagi menatapmu.
Aku mungkin telah berpaling karna menunggu adalah sesuatu yang menjemukan,
dan tidak diakui keberadaannya terdengar menyedihkan.

Akan tiba saatnya aku merasa lelah dan memutuskan untuk berhenti.
Aku pun harus mengakhiri apa yang sudah ku mulai.
Mencintai kamu bukanlah pilihan, seandainya bisa pun, aku tidak akan memilihmu.